MasyaAllah! Mie Instan Ini Ternyata Tidak Halal

Akhir-akhir ini dunia maya kerap dipenuhin dengan tayangan berema challenge (tantanan). Banyak sekali content creator atau bahkan netizen itu sendiri saling menantang dan menerima tantangan satu sama lain. Jenis dari tantangan itu sendiri bermacam-macam, ada yang sekedar lucu-lucuan namun ada juga yang sedikit bahaya. Salah satu tantangan yang bahaya yaitu tantangan makan mie pedas.

BPOM mengumumkan Samyang menganddung Babi
BPOM mengumumkan Samyang menganddung Babi

Tantangan  yang satu ini sempat populer di kalangan netizen jaman sekarang. Intinya yaitu seseorang hanya harus memakan satu porsi (kadang lebih) mie instant yang rasanya luar biasa pedas. Untuk mie nya sendiri bervariatif, ada yang menggunakan mie instan produksi okal (indomie), ada juga yang menggunakan mie produksi luar negeri. Merk mie instan impor yang paling jadi favorit yaitu Mie Samyang.

Namun belum lama ini beredar berita kurang sedap tentang Mie Samyang. Mie instan produksi Korea Selatan ini diklaim memiliki kandungan zat yang haram. Dugaan ini menguat mengingat Samyang belum mendapat sertifikasi halal dari MUI. Dan benar saja setelah dilakukan pengujian oleh BPOM, ditemukan dalam pembuatannya, mie instan tersebut menggunakan bahan baku yang berasal dari hewan babi.

Heboh! Mie Samyang Mengandung Babi

Netizen sempat dibuat gempar oleh pemberitaan media beberapa minggu lalu. Adalah berita tentang beberapa merk mie instan impor yang ternyata memiliki kandungan babi. Dari beberapa merk mie instan tersebut, ada satu nama yang membuat netizen klng kabut. Khususnya bagi para content creator dunia maya yang kerap membuat video tantangan mie pedas. Ya, merk tersebut adalah Samyang, mie instan asal Korea yang sangat populer.

Tantangan Mie Samyang
Tantangan Mie Samyang

Samyang yang terkenal dengan sensasi rasa pedasnya tersebut pun jatuh popularitasnya. Bahkan ada beberapa minmarket dan supermarket yang menarik peredaran mie samyang. Hal ini bahkan sampai diliput sebuah media Arab yang berjudul “المكرونة سريعة التحضير تحتوي على لحم الخنزير سحبت في إندونيسيا”  (Mie Instan Mengandung Babi Ditarik di Indonesia). Badan Pengawas Obat dan Makanan mengumumkan bahwa memang benar Mie instan merk Samyang ada yang memiliki kandungan DNA babi.

Akan tetapi untuk mie instan merk samyang itu sendiri yang terbukti mengandung babi bukanlah samyang pedas yang selama ini terkenal di kalangan netizen. Mie Samyang yang disinyalir memiliki kandungan DNA babi tersebut adalah varian rasa Kimchi. Untuk menetralisir kegaduhan ini, Ketua BPOM, Kusumastuti Lukito memberikan penjelasan.

“Iya, untuk saat ini kami menemukan lewat hasil uji laboratorium bahwa beberapa merk mie instan impor ternyata tidak memenuhi regulasi untuk dijual di Indonesia. Merk mie instan tersebut antara lain Samyang, Nongshim, Shin dan Ottogi. Namun untuk merk Samyang sendiri, masyarakat tidak perlu khawatir, karena yang ditarik adalah yang varian rasa kimchi. Bukan yang pedas sebagaimana yang dikenal masyarakat,” ujar Kusumastuti.

Samyang Yang Rasa Pedas Ternyata Halal dan Tidak Mengandung Babi

Samyang Kimchi yang ditarik karena tidak Halal
Samyang Kimchi yang ditarik karena tidak Halal

Kehebohan yang terjadi tentang berita mie samyang mengandung babi ini memang sempat membuat masyarakat khawatir. Akan tetapi kini masyarakat bisa bernafas lega, sebab samyang mengandung babi bukanlah yang varian rasa pedas sebagaimana yang dikenal masyarakat. Adalah yang varian rasa kimchi yang ternyata memiliki kandingan DNA Babi.

Jadi sekarang bagi masyarakat yang sangat menyukai cita rasa pedas bisa kembali menikmati mie favorit mereka. Namun harus tetap ingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik meskipun sesuatu itu merupakan halal untuk dikonsumsi. Tetap dalam aturan yang telah ditetapkan oleh islam, maka kita akan tetap berada dalam kondisi yang senantiasa sehat dan mendapat ridho Allah SWT.