Ganja Seharusnya Halal! Benar Atau Tidak?

Ganja, siapa yang tidak mengenal tanaman yang satu ini? Jenis tanaman tropis ini kerap dianggap sebagai salah satu tanaman kontrversial di kalangan masyarakat. Stigma masyarakat tentang tanaman ganja selama ini kebanyakan negatif. Tumbuhan Ganja kerap dianggap sebagai tanaman yang memabukan dan kerap disalahgunakan. Tidak heran jika ganja digolongkan ke dalam Narkotika golongan satu oleh pemerintah.

Long march para pendukung legalisasi ganja nasional
Long march para pendukung legalisasi ganja nasional

Tidak hanya oleh pemerintah, bahkan dalam ajaran agama ganja pun termasuk kedalam tumbuhan yang haram untuk dikonsumsi. Banyak fatwa ulama yang menyebutkan bahwa mengkonsumsi ganja adalah haram merujuk kepada Al-qur’an dan Al-hadist. Efek ganja yang kerap disamakan dengan khmar ini membuat tanaman yang daunnya berbentuk seperti tumbuhan singkong ini disebut tidak halal untuk di konsumsi.

Meski begitu, ternyata ada banyak pihak yang menyadari bahwa ternyata ada segudang manfaat yang bisa diambil dari tumbuhan ganja. Bukan asal klaim, fakta tentang begitu banyaknya manfaat ganja terutama bagi kesehatan membuat perdebatan tentang halal atau haramnya ganja ini semakin panas. Bahkan perdebatan ini melibatkan lebih dari dua kubu, yaitu antara para aktivis, pemerintah dan tentu saja para pemuka agama.

Jadi Apakah Ganja Itu Halal atau Haram?

Pembahasan semacam ini tentu tidak akan pernah habis jika kita masih tinggl dan mengikuti sistem global yang dianut di dunia ini. Bagi para aktivis ganja, tentu menyadari betapa banyaknya manfaat ganja membuat mereka berharap pemerintah bisa melegalkan dan mengatur pemanfaatan ganja di tanah air. Akan tetapi bagi  pemerintah dan pemuka agama, tentu saja ini dianggap sebagai pelanggaran.

Dhira Narayana, Ketua Lingkar Ganja Nusantara
Dhira Narayana, Ketua Lingkar Ganja Nusantara

Untuk membahas rujukan pemerintah dan pemuka tentang haramnya mengkonsumsi ganja rasanya  sudah jelas. Pemerintah merujuk tentu saja kepada Undang-Undang khususnya tentang Penyalahgunaan Narkoba. Sedangkan bagi pemuka agama tentu saja mereka semua merujuk kepada Qur’an dan Hadist serta beberapa Hadist Riwayat. Lalu, apakah ganja itu sebaiknya halal atau haram?

Adalah Dhira Narayana, seorang ketua organisasi ‘Lingkar Ganja Nusantara’ yang mendukung tentang wacana legalisasi ganja. Dalam sebuah video youtube, terdapat sebuah wawancara yang berjudul ‘Dhira Narayana of Lingkar Ganja Nusantara’ (ديرا نارايانا من لينغكار غانجا نوسانتارا) yang diunggah oleh channel fresher globe. Di video tersebut Dhira menjelaskan bahwa legalisasi ganja merupakan sebuah bentuk perlawanan terhadap kapitalis.

“Ganja ini merupakan tanaman yang paling banyak manfaatnya di dunia mas. Serat pohonnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku tali sampai kain untuk baju. Minyaknya juga memiliki kandungan asam amino paling lengkap dibanding tanaman lainnya. Jadi tanaman ganja ini sebenarnya merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis paling tinggi,” ujar Dhira dalam video tersebut.

Terungkap! Ternyata Ini Manfaat Ganja Yang Orang Tidak Tahu

Dalam video wawancara Dhira Narayana di youtube tersebut, tampak Dhira menjelaskan betapa banyaknya manfaat yang bisa diambil dari sebuah pohon ganja. Sang ketua LGN (Lingkar Ganja Nusantara) tersebut membeberkan banyaknya cara mengolah tanaman ganja menjadi sesuatu yang lebih memiliki nilai ekonomis dan tentu saja bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat.

Tanaman Ganja ternyata memiliki segudang manfaat
Tanaman Ganja ternyata memiliki segudang manfaat

Berikut adalah manfaat tumbuhan ganja bagi kesehatan yang tidak banyak diketahui orang-orang:

  • Alzheimer
    Sebuah penelitian oleh Scripps Research Institute menyebutkan bahwa ganja ternyata bisa mengurangi resiko seseorang terkena penyakit Alzheimer.
  • Kecemasan
    Sedangkan penelitian oleh Harvard Medical School menyebutkan jika ganja dapat membantu mengurangi tingkat kecemasan seseorang jika dikonsumsi dalam dosis yang tepat.
  • Arthritis
    Penggunaan ganja secara tepat diketahui bisa meminimalisir rasa sakit dan nyeri, serta peradangan yang berhubungan dengan penyakit arthritis.
  • Kanker
    Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Cancer Therapeutics menemukan bahwa zat cannabidiol yang terdapat dalam ganja bisa ‘mematikan’ gen bernama “Id-1” yang digunakan sel kanker untuk menyebar ke seluruh tubuh.
  • Glaukoma
    Peneliti saat ini tengah mengembangkan obat baru dengan bahan dasar ganja untuk mengobati sakit yang disebabkan oleh glaukoma yang merupakan kondisi peningkatkan tekanan pada bola mata yang bisa memicu kehilangan penglihatan.
  • Paru-paru
    Journal of the American Medical Association menyebutkan bahwa ganja berbeda dengan tembakau. Ganja justru bisa meningkatkan kapasitas dan kemampuan paru-paru.
  • Multiple sclerosis
    Sebuah penelitian juga menyebutkan bahwa cannabioids yang ditemukan dalam ganja bisa menurunkan gejala dan rasa sakit yang disebabkan oleh Multi Sclerosis yang menyerang saraf-saraf pusat seperti saraf otak, sumsum tulang belakang, dan saraf penglihatan.
  • Mual
    Kandungan 60 zat kimia yang disebut cannabinoids serta THC yang ada pada ganja juga bermanfaat untuk mengatasi rasa mual. Tentu jika dikonsumsi dengan dosis dan cara yang tepat.
  • Parkinson
    Tanaman ganja ternyata juga bisa digunakan untuk mengobati gangguan kemampuan motorik seperti tremor pada pasien pengidap penyakit parkinson.